Kamis, 05 Juli 2012

PTK Biologi SMP

Berdasarkan hasil observasi awal pembelajaran biologi di SMP Negeri I Doro Kabupaten Pekalongan memperlihatkan adanya beberapa kendala dalam pelaksanaan KBM, yaitu : jumlah peralatan laboratorium yang kurang memadai, metode pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga siswa merasa jenuh dan bosan untuk belajar khususnya mata pelajaran biologi dan hasil belajar yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar biologi agar menjadi lebih baik (maksimal) baik secara individu maupun klasikal. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian pembelajaran biologi dengan menggunakan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) yang menekankan aspek-aspek REACT meliputi aspek mengaitkan (Relating), aspek mengalami (Experiencing), aspek menerapkan teori pada situasi tertentu (Applying), aspek kerjasama (Cooperating) dan perolehan pengetahuan baru (Transfering) sebagai aspek-aspek pokok pada pembelajaran IPA sebagai proses.

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 4 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat kegiatan, yaitu (1) perencanaan (plannimg), dilakukan untuk mengidentifikasi masalah dan merencanakan kegiatan pembelajaran seperti mempersiapkan perangkat pembelajaran, membuat alat evaluasi dan instrumen penelitian. (2) Pelaksanaan (acting) yaitu melaksanakan kegiatan KBM dengan menggunakan pendekatan kontekstual (CTL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa. (3) Observasi (observing), yaitu pengambilan data tentang proses hasil belajar siswa. (4) Refleksi (reflecting) adalah kegiatan untuk menganalisa data hasil pengamatan. Yang menjadi subyek penelitian adalah siswa di salah satu kelas (kelas VII D) SMP Negeri I Doro Kabupaten Pekalongan Tahun pelajaran 2004/2005, yang berjumlah 40 siswa.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai, baik nilai praktikum maupun nilai evaluasi setiap akhir siklusnya. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh siswa yaitu 69,12 dengan ketuntasan belajar 62,50 %. Siklus ke II nilai rata-rata meningkat menjadi 75,53 dengan ketuntasan belajar 70 %. Siklus III nilai rata-rata yang dicapai siswa lebih meningkat yaitu 78,33 dengan ketuntasan belajar 90 %. Siklus ke IV nilai rata-rata meningkat menjadi lebih baik yaitu 85,91 dengan ketuntasan belajar 92,50 %. Keaktifan siswa pada saat melakukan kegiatan praktikum juga meningkat selama KBM dari tiap siklusnya, ini ditunjukkan dengan semakin bertambahnya siswa yang memperoleh nilai yang lebih baik dari praktikum sebelumnya.
Dengan demikian dapat disimpulkan hasil belajar siswa baik secara individu maupun klasikal dapat ditingkatkan dengan pendekatan pembelajaran CTL, disarankan agar pembelajaran biologi dengan pendekatan ini dapat dipergunakan sebagai metode alternatif guru dalam meyampaikan materi pelajaran khususnya biologi.

selengkapnya download disini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

PERLU UNTUK DI BUKA