Cerita bermula pada tahun 2003, tepat satu tahun setelah ia lulus dari sekolah setingkat SMA di Selandia Baru. Saat itu, Rahmat telah diterima di salah satu perguruan tinggi di negara tersebut.
Di sela-sela masa peralihan dari SMA ke bangku kuliah itulah ia mendapatkan informasi mengenai kesempatan untuk melanjutkan studi (kuliah) di Jepang melalui salah satu program beasiswa yang diberikan oleh APU. Perburuan pun dimulai, serangkaian proses ia penuhi satu persatu. Baik secara administrasi sampai kepada tes akademik.