Rabu, 15 April 2015

DOWNLOAD JUKNIS / PANDUAN LPIR SMP TAHUN 2015

Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) Tingkat SMP yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMP, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan suatu ajang kompetisi karya ilmiah yang berbasis kegiatan penelitian para Remaja SMP yang tergabung dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). Kegiatan LPIR ini merupakan salah satu upaya memperkuat implementasi kurikulum 2013 yang telah dicanangkan Pemerintah guna meningkatkan mutu pendidikan Nasional. Di samping itu juga untuk memberikan ruang para Siswa dalam KIR, Guru dan Sekolah berperan serta terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni (IPTEKS).
Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan luaran dan hasil LPIR dari tahun ke tahun maka perlu diperkuat KIR Sekolah dan KIR antar Sekolah (Sekretariat Bersama KIR) yang melibatkan Guru Pembimbing dan para pakar di bidang masing-masing. Referensi kegiatan LPIR ini akan selalu mengacu kepada kegiatan kompetisi ilmiah Remaja internasional (International Youth Science Competition) sebagai barometer potensi Remaja Indonesia dalam bidang sains.
Agar pelaksanaan LPIR tahun 2015 sebagaimana yang dimaksudkan di atas terselenggara secara baik, maka disusun buku panduan pelaksanaan yang menjadi pegangan panitia, siswa, guru, dewan juri dan pihak terkait lainnya.
Tujuan
Tujuan LPIR 2015 adalah :
1.   Meningkatkan apresiasi siswa terhadap inovasi, invensi, dan daya cipta dalam IPTEKS.
2.   Menumbuhkan rasa ingin tahu para remaja melalui kegiatan penelitian.
3.   Memperkuat ajang komunikasi ilmiah bagi Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) sekolah dan KIR antar sekolah (sekretariat bersama).
4.   Menumbuhkembangkan suasana kompetitif yang sehat dalam kebersamaan.
5.   Melatih para siswa KIR untuk mampu menyampaikan atau mengkomunikasikan ide/gagasan cerdas dalam mimbar ilmiah.
Hasil yang diharapkan
Hasil yang diharapkan dari kegiatan LPIR 2015 adalah:
1.   Terwujudnya suasana akademik yang kondusif di sekolah dan antar sekolah SMP melalui peningkatan kreativitas, inovasi, invensi yang tergabung dalam KIR Sekolah dan KIR antar sekolah (secretariat bersama).
2.   Terpilihnya sejumlah karya ilmiah terbaik hasil penelitian Ilmiah Remaja dari tiga bidang ilmu, yaitu: Bidang Ilmu Sosial, Kemanusiaan dan Seni; Bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan; serta Bidang Teknik dan Rekayasa.
Download panduan LPIR 2015 untuk jenjang SMP selengkapnya, silahkan klik di sini…

Rabu, 21 Januari 2015

PENILAIAN SKP PNS SEBAGAI PENGGANTI DP3

Menurut PP Nomor 46 tahun 2011 Sasaran Kerja Pegawai yang selanjutnya disingkat SKP adalah rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS. Oleh karena itu setiap PNS wajib menyusun SKP berdasarkan rencana kerja tahunan instansi. PNS yang tidak menyusun SKP seperti dijelaskan pada pasal 6 PP ini akan dijatuhi hukuman disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai disiplin PNS. 
SKP yang telah disetujui dan ditetapkan akan menjadi dasar penilaian bagi pejabat penilai.Penilaian capaian Sasaran Kerja Pegawai Negeri Sipil diukur dengan membandingkan antara realisasi dengan target dari aspek kuantitas, kualitas, waktu dan dapat disertai biaya. 

A. ASPEK KUANTITAS

Penilaian capaian SKP diukur dari ASPEK KUANTITAS dilakukan dengan membandingkan antara Realisasi Output (RO) dengan Target Output (TO) dikalikan 100. Hasil dari penghitungan ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi realisasi output dari target output yang direncanakan, menunjukkan tingkat prestasi kerja yang semakin baik atau sebaliknya semakin rendah realisasi output dari target output yang direncanakan, menunjukkan tingkat prestasi kerja yang semakin buruk.
Penghitungan capaian SKP berdasarkan aspek kuantitas, dg rumus :
Capaian Aspek Kuantitas = (RO/TO) x 100

B. ASPEK KUALITAS

Penilaian capaian SKP diukur dari aspek kualitas dilakukan dengan membandingkan antara Realisasi Kualitas (RK) dengan Target Kualitas (TK) dikalikan 100. Hasil dari penghitungan ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi realisasi kualitas dari target kualitas yang direncanakan, menunjukkan tingkat prestasi kerja yang semakin baik, atau sebaliknya semakin rendah realisasi kualitas dari target kualitas yang direncanakan menunjukkan tingkat prestasi kerja yang semakin buruk.
Penghitungan capaian SKP berdasarkan aspek kualitas, dg rumus :
Capaian Aspek Kualitas = (RK/TK) x 100
Untuk mengukur apakah output berkualitas atau tidak dengan menggunakan pedoman sbb :
1 Kriteria Nilai : 91-100Keterangan :Hasil kerja sempurna tidak ada kesalahan, tidak ada revisi dan pelayanan di atas standar yang ditentukan dan lain-lain
2 Kriteria Nilai : 76 – 90Keterangan : Hasil kerja mempunyai 1 (satu) atau 2 (dua) kesalahan kecil, tidak ada kesalahan besar, revisi dan pelayanan sesuai standar yang telah ditentukan dan lain-lain.
3 Kriteria Nilai : 61 – 75Keterangan : Hasil kerja mempunyai 3 (tiga) atau 4 (empat) kesalahan kecil, dan tidak ada kesalahan besar, revisi dan pelayanan cukup memenuhi standar yang ditentukan dan lain-lain.
4 Kriteria Nilai : 51-60Keterangan : Hasil kerja mempunyai 5 (lima) kesalahan kecil dan ada kesalahan besar, revisi dan pelayanan tidak cukup memenuhi standar yang ditentukan dan lain-lain.
5 Kriteria Nilai : 50 ke bawahKeterangan : Hasil kerja mempunyai lebih dari 5 (lima) kesalahan kecil dan ada kesalahan besar, kurang memuaskan, revisi, pelayanan di bawah standar yang ditentukan dan lain-lain.

C. PENILAIAN SKP ASPEK WAKTU

Penilaian capaian SKP diukur dari ASPEK WAKTU dihitung dari nilai tertimbang (NT=1,76) dikalikan dengan Target Waktu (TW) dikurangi Realisasi Waktu (RW) dibagi Target Waktu (TW) dikalikan 100.
Hasil dari penghitungan ini dapat diartikan bahwa semakin lama realisasi waktu yang dipergunakan dari target waktu yang direncanakan, menunjukkan tingkat prestasi kerja yang semakin buruk atau sebaliknya semakin cepat realisasi waktu dari target waktu yang direncanakan (maksimal efisiensi waktu sampai dengan 24%), menunjukkan tingkat prestasi kerja yang semakin baik atau sangat baik .
Penghitungannya aspek waktu :
1 Dalam penilaian aspek waktu, untuk mengetahui PERSENTASE EFISIENSI WAKTU dari target waktu yang ditentukan penghitungannya menggunakan rumus :

PERSENTASE EFISIENSI WAKTU = 100% - (RW/TW) x 100%
2 Dalam hal kegiatan tidak dilakukan maka realisasi waktu 0 (nol) penghitungannya menggunakan rumus

[{1,76 x (TW - RW)} / TW ] x 0 x 100
3 Dalam hal tingkat efisiensi waktu ≤ 24% (kurang dari atau sama dengan dua puluh empat persen) dari target yang ditentukan maka untuk menghitung nilai capaian SKP dengan menggunakan rumus :

[{1,76 x (TW - RW)} / TW ] x 100
4 Dalam hal tingkat efisiensi waktu > 24% (lebih dari dua puluh empat persen) dari target yang ditentukan maka untuk menghitung nilai capaian SKP dengan menggunakan rumus :

76 - [{(1,76 x TW) - RW}/TW] x 100 - 100

D. PENILAIAN SKP ASPEK BIAYA

Penilaian capaian SKP diukur dari aspek biaya dihitung dari nilai tertimbang (NT=1,76) dikalikan dengan Target Biaya (TB) dikurangi Realisasi Biaya (RB) dibagi Target Biaya (TB) dikalikan 100.
Hasil dari penghitungan ini dapat diartikan bahwa semakin besar realisasi biaya yang dipergunakan dari target Biaya yang direncanakan, menunjukkan tingkat prestasi kerja yang semakin buruk atau sebaliknya semakin kecil realisasi biaya dari target biaya yang direncanakan (maksimal efisiensi biaya sampai dengan 24%), menunjukkan tingkat prestasi kerja yang semakin baik atau sangat baik .
Penghitungannya Aspek Biaya :
1 Dalam penilaian aspek biaya, untuk mengetahui persentase efisiensi biaya dari target biaya yang ditentukan penghitungannya menggunakan rumus :

Persentase Efisiensi Biaya = 100% - (RB/TB) x 100%
2 Dalam hal kegiatan tidak dilakukan maka realisasi biaya 0 (nol) penghitungannya menggunakan rumus :

Nilai capaian SKP aspek biaya kegiatan yang tidak dilakukan =
[{1,76 x (TB - RB)}/TB] x 0 x 100
3 Dalam hal tingkat efisiensi biaya ≤ 24% (kurang dari atau sama dengan dua puluh empat persen) dari target yang ditentukan maka untuk menghitung nilai capaian SKP dengan menggunakan rumus :

Nilai Capain SKP Aspek Biaya (tingkat efisiensi ≤ 24%) =
[{1,76 x (TB - RB)}/TB] x 100
4 Dalam hal tingkat efisiensi biaya > 24% (lebih dari dua puluh empat persen) dari target yang ditentukan maka untuk menghitung nilai capaian SKP dengan menggunakan rumus :

Nilai Capaian SKP Aspek Biaya Tingkat efisiensi biaya > 24% =
76 - [{(1,76 x (TB - RB)}/TB] x 100 - 100

Kamis, 15 Januari 2015

materi IPA kelas VIII semester 2


    Silakan ambil file ini dengan klik unduh
    • GayaUnduh
    • Hukum NewtonUnduh
    • TekananUnduh
    • Energi dan UsahaUnduh
    • Pesawat SederhanaUnduh
    • GetaranUnduh
    • GelombangUnduh
    • BunyiUnduh
    • CahayaUnduh
    • Alat OptikUnduh

      Materi Biologi SMP Kelas 7 (Power Point)


      Berikut materi UNAS yang disajikan dalam bentuk power point dari DIKNAS. Materi ini semuanya pelajaran BIOLOGI SMP Kelas 7. Kalian bisa mendownloadnya dengan klik saja link di bawah ini. Materi hanya sebagai pelengkap, bila dirasa kurang bisa mencari sumber buku dengan materi yang sama..Selamat Belajar
      3. ciri-ciri mahluk hidup ok
      4. PENGELOMPOKAN MH ok
      5. Ekosistem -dan interaksi
      6. Pencemaran dan Usaha mengatasi SOLO
      7. KEPADATAN PENDUDUK DAN KUALITAS LINGKUNGAN

      LKS IPA khusus materi Fisika Untuk Jenjang SMP dan SMA

      Dalam perjalanan dalam dunia maya ini, saya menemukan beberapa contoh LKS (Lembar Kerja Siswa) eksperimen SMP dan SMA yang mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi sahabat semuanya. Bagi yang bingung di sekolahnya ingin melakukan eksperimen fisika dapat menjadikan contoh-contoh di bawah ini sebagai referensi.

      SMP
      LKS Besaran Fisika. Download
      LKS Satuan Baku. Download
      LKS Alat Pengukuran. Download
      LKS Pengukuran Panjang. Download
      LKS Pengukuran Volume. Download
      LKS Suhu. Download
      LKS Wujud Zat. Download
      LKS Massa Jenis Zat. Download
      LKS Meniskus, Kapilaritas dan Tegangan Permukaan. Download
      LKS Pemuaian. Download
      LKS Kalor. Download

      SMA
      LKS Hukum I Newton
      LKS Hukum II Newton
      LKS Hukum III Newton
      Download

      LKS Gaya Gesek dan Gerak Benda
      LKS Keuntungan dan Kerugian Gaya Gesek
      LKS Gaya Gesek Statik dan Kinetik
      Download

      LKS GLBB
      LKS Kelembaman
      LKS Hukum II Newton
      LKS GMB dan GMBB
      LKS Bayangan Terbalik Pada Cermin Datar
      LKS Bayangan Maya Cermin Datar
      LKS Lensa Tipis
      LKS Pemantulan Cahaya
      LKS Pemantulan Sempurna
      LKS Prinsip Kerja Teleskop
      Download

      contoh LKS mata pelajaran IPA kelas VII

      Berikut anda anak-anak siswa SMP dapat mendownload LKS untuk mata pelajaran kelas IPA kelas VII.

      Asam Basa 1 [DOWNLOAD]

      Asam Basa 2 [DOWNLOAD]

      Massa Jenis [DOWNLOAD]

      Wujud Zat dan Perubahannya [DOWNLOAD]

      Unsur [DOWNLOAD]

      Perpindahan kalor [DOWNLOAD]

      Pemuaian Zat Cair dan Gas [DOWNLOAD]

      Kohesi, Adhesi, dan Kapilaritas [DOWNLOAD]

      Kalor [DOWNLOAD]

      Campuran Homogen dan Heterogen [DOWNLOAD]

      LKS Besaran Fisika. Download

      LKS Satuan Baku. Download 

      LKS Alat Pengukuran. Download

      LKS Pengukuran Panjang. Download

      LKS Pengukuran Volume. Download


      LKS Suhu. Download


      LKS Wujud Zat. Download


      LKS Massa Jenis Zat. Download


      LKS Meniskus, Kapilaritas dan Tegangan Permukaan. Download


      LKS Pemuaian. Download


      LKS Kalor. Download

      Kumpulan LKS IPA Fisika Biologi dan Kimia SMP Kelas IX

      Bagi rekan-rekan yang binggung mengisi materi pembelajaran fisika di dalam kelas karena kegiatan pembelajaran yang statis tanpa adanya kegiatan praktikum, berikut ini saya share LKS Fisika SMP kelas VII yang saya gunakan di dalam kelas.
      LKS Fisika SMP kelas VII ini membahas tentang pengukuran, yang isinya mencakut banyak hal diantaranya :

      1. Kegiatan Penyelidikan
      2. Panduan Belajar
      3. Lab Mini (Percobaan)
      4. Remidial

      Tentu saja LKS ini sangat bagus untuk rekan-rekan guru gunakan dan saya sangat merekomendasikannya untuk membuat kegiatan pembelajaran didalam kelas menjadi lebih berwarna dan tentusaja menjadikan suasana kelas menjadi asyik dan nyaman bagi guru dan siswa.
      Berikut kutipan isinya :

      LKS MAGNET
      Tujuan
      Dalam penyelidikan ini kamu akan mencoba menentukan di mana magnet batang mempunyai gaya traik terbesar untuk benda lain.


      Alat dan Bahan
      penjepit kertas 10 buah
      1. magnet batang, 1 buah
      Prosedur
      1. Ambillah sebuah magnet batang.
      2. Gantungkan sebuah penjepit kertas pada ujung magnet batang.
      3. Gantungkan penjepit kedua pada ujung penjepit pertama seperti yang diperlihatkan pada Gambar 1.
      4. Gantungkan penjepit lainnya sampai penjepit tidak dapat menempel pada ujung.
      5. Catatlah pada Tabel 1 jumlah penjepit yang saling menempel.
      6. Ulangi prosedur 2 sampai 5 dengan menggantungkan penjepit pada jarak 1 cm dari ujung magnet batang.
      7. Catatlah pada Tabel 1 jumlah penjepit yang saling menempel.
      8. Ulangi prosedur 2 sampai 5 dengan menggantungkan penjepit pada tengah-tengaah magnet batang.
      9. Catatlah pada Tabel 1 jumlah penjepit yang saling menempel.



      MAGNET
      http://www.ziddu.com/download/18141834/LKS4.1FisikaMagnet.pdf.html

      http://www.ziddu.com/download/18141835/LKS_Kelas9Bab3.doc.html

      RAGI
      http://www.ziddu.com/download/18141836/LKS2.4KimiaRagi.pdf.html

      SISTEM KEHIDUPAN
      http://www.ziddu.com/download/18141837/LKS1.3BiologiSistemKehidupanManusia.pdf.html

      GENETIKA
      http://www.ziddu.com/download/18141838/LKS2.2-3BiologiGenetika.pdf.html

      LISTRIK
      http://www.ziddu.com/download/18141839/LKS3FisikaListrik.pdf.html

      GINJAL DAN KELENJAR
      http://www.ziddu.com/download/18141840/LKS1.1BiologiGinjaldanKelenjar.pdf.html

      ADAPTASI
      http://www.ziddu.com/download/18141841/LKS2.1BiologiAdaptasi.pdf.html

      TATASURYA
      http://www.ziddu.com/download/18141842/LKS5.1FisikaTataSurya.pdf.html

      REPRODUKSI
      http://www.ziddu.com/download/18141843/LKS1.2BiologiOrganReproduksi.pdf.html

      Minggu, 04 Januari 2015

      Kumpulan Soal Jawaban dan Pembahasan UN SMP/MTs 2015



      Pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2015 tinggal beberapa bulan lagi. Sampai saat ini Ujian Nasioal atau UN sekalipun bukan satu-satunya syarat kelulusan tetapi merupakan salah satu dari beberapa syarat yang harus dipenuhi, bahkan bisa dikatakan sebagai syarat mutlak.
      Ujian Nasional tahun 2015 akan lebih berat dari tahun sebelumnya. Selain seperti tahun sebelumnya menggunakan 20 paket soal peruangan atau setiap siswa satu paket soal. Pada Ujian Nasional 2015 kemungkinan tingkat kesukaran soal meningkat. Apabila pada tahun sebelumnya soal yang dianggap sukar berada di bawah 10%, maka pada tahun ini soal yang dianggap sukar akan dinaikan.
      Namun demikian, tiada kata untuk menyerah. Ingat keberhasilan diri kita dalam segala hal selain berkat rahmat ALLAH , juga ditentukan atas usaha kita sendiri. Oleh karena itu, bagi adik-adik yang akan mengikuti Ujian Nasional persiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Salah satu caranya dengan berlatihan soal-soal Ujian Nasional yang sesuai dengan kisi-kisi Ujian Nasional tahun 2015.

      Untuk membantu siswa-siswi SMP dan MTS menghadapi ujian nasional. Berikut ini saya upload contoh-contoh soal UN tahun lalu dan soal-soal latihan berikut Kunci Jawaban serta Pembahasannya yang memiliki kemiripan dengan Kisi-Kisi Ujian Nasional SMP / MTs tahun 2014/2015.

      UN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
      1. Soal, Jawaban, dan Pembahasan UN IPA 1
      2. Soal, Jawaban, dan Pembahasan UN IPA 2

      UN MATEMATIKA  
      1. Soal, Jawaban, dan Pembahasan UN Matematika 1
      2. Soal, Jawaban, dan Pembahasan UN Matematika 2
      3. Soal, Jawaban, dan Pembahasan UN Matematika 3
      4. Soal, Jawaban, dan Pembahasan UN Matematika 4
      5. Soal, Jawaban, dan Pembahasan UN Matematika 5

      UN BAHASA INDONESIA
      1. Soal, Jawaban, dan Pembahasan UN Bahasa Indonesia 1
      2. Soal, Jawaban, dan Pembahasan UN Bahasa Indonesia 2 
      3. Soal, Jawaban, dan Pembahasan UN Bahasa Indonesia 3  

      UN BAHASA INGGRIS
      1. Soal, Jawaban, dan Pembahasan UN Bahasa Inggris 1 
      2. Soal, Jawaban, dan Pembahasan UN Bahasa Inggris 2  

      Rabu, 31 Desember 2014

      PENGUMUMAN KELULUSAN CPNSD DARI PELAMAR UMUM KAB. LOTIM 2014

      PENGUMUMAN
      NOMOR: 800/695/PEGDIKLAT/2014
      :
      TENTANG
      PENETAPAN KELULUSAN PESERTA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR FORMASI TAHUN 2014
      DARI PELAMAR UMUM


      Bagi pelamar yang dinyatakan lulus, diminta hadir pada :
      Hari/Tanggal            :    Rabu, 31 Desember 2014
      Waktu                     :    Pk. 07.00 Wita.
      Tempat                    :    Aula BKD Kabupaten Lombok Timur
      Pakaian                   :    Sopan dan rapi dengan ketentuan Pria/Wanita mengenakan baju warna putih                                                 berkerah dan celana/rok warna hitam. Dengan membawa KTP dan Kartu Peserta
                                          Tes
      Acara                      :    Pengarahan Bupati Lombok Timur sekaligus bimbingan teknis pemberkasan CPNS
                  Demikian untuk mendapat perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya

      Sumber : BKD Kabupaten Lombok Timur

      Rabu, 24 Desember 2014

      DAFTAR USUL PENILAIAN DAN PENETAPAN ANGKA KREDIT JABATAN GURU TAHUN 2014 BERBASIS PKG

      Pengusulan dan Penilaian Angka Kredit Guru tahun 2014
      Mulai akhir tahun ini sekolah terutama Kepala Sekolah dan Guru disibukkan oleh Penilaian Kinerja Guru atau lebih dikenal dengan nama PK Guru. Lalu.. apa yang harus dilakukan oleh seorang kepala sekolah pada saat ini ?

      Untuk itu mari kita kembali melihat  Pasal 21 Permenpan dan RB No. 16 Tahun 2009, yang berbunyi:
      1. Untuk kelancaran penilaian dan penetapan angka kredit, Guru wajib mencatat dan menginventarisasikan seluruh kegiatan yang dilakukan.
      2. Penilaian dan penetapan angka kredit terhadap Guru dilakukan paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun.
      3. Penilaian dan penetapan angka kredit untuk kenaikan pangkat Guru yang akan dipertimbangkan untuk naik pangkat dilakukan paling kurang 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun, yaitu 3 (tiga) bulan sebelum periode kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil.
      Dalam peraturan tersebut jelas mengamanatkan bahwa harus dilakukan proses Penilaian Kinerja Guru (PK Guru), selain sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kompetensinya, juga berperan penting bagi peningkatan karir yaitu untuk pengusulan PAK (Penilaian Angka Kredit) sebagai bahan untuk pengusulan kenaikan pangkat bagi guru PNS.

      Sabtu, 13 Desember 2014

      Download INSTRUMEN PKG dalam bentuk Microsoft Office wodr (doc.)

      Download INSTRUMEN PKG 

      Kebanyakan file instrumen untuk penilaian PKG yang telah tersebar berupa format pdf, sedangkan kita butuh menuliskan data-data dengan cara mengetik di microsoft Office word. Maka oleh karena itu daripada kita ketik ulang pengisian data semua intrument PKG lebih baik download dulu versi .doc atau Microsoft Wordnya di bawah ini :
      • download INSTRUMEN PK GURU KELAS - MATA PELAJARAN.doc
      • download INSTRUMEN PK GURU BK - KONSELOR.doc
      • download INSTRUMEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN - WAKIL KEPALA SEKOLAH.doc
      • download INSTRUMEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN - KETUA PROGRAM KEAHLIAN.doc
      • download INSTRUMEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN - KEPALA SEKOLAH.doc
      • download INSTRUMEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN - KEPALA PERPUSTAKAAN.doc
      • download INSTRUMEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN - KEPALA LABORATORIUM - BENGKEL.doc

      Dengan demikian akan memudahkan kita mengisi data melalui Office word, dan hasil printoutnya pun menjadi lebih rapih tanpa harus repot-repot ketik ulang. Silahkan download, saya yakin file instrumen versi word ini akan sangat berguna bagi kita semua.

      MENILAI PK GURU KELAS/MATA PELAJARAN, bagian I : KOMPETENSI PEDAGOGIK

      PK guru dilakukan dengan cara Pengamatan dan pemantauan  sedangkan yang dinilai sebagai berikut:

      Kompetensi 1

      :

      Mengenal karakteristik peserta didik

      Jenis dan cara menilai : Kompetensi Pedagogik (Pengamatan dan Pemantauan)
      Pernyataan :
      Guru mencatat dan menggunakan informasi tentang karakteristik peserta didikuntuk membantu proses  embelajaran. Karakteristik ini terkait dengan aspek fisik intelektual, sosial emosional, moral, dan latar belakang sosial budaya.

      Indikator

      1. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya.
      2. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran.
      3. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda.
      4. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya.
      5. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik.
      6. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas
        pembelajaran, sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan, diolok‐olok, minder, dsb).

      Jumat, 12 Desember 2014

      Contoh format file yang berkaitan dengan PKG

      SK-TIM-PKG-SDN-TANGGERAN-2014
      Contoh SK Tim PKG
      format-srt-pak-sk-tim-pkg
      lamp-sk-assesor
      02-form-lampiran-d-penghitungan-pk
      03-form-dupak-lamp-ii-iv-spmk-baru
      04-form-dupak-lampiran-i-baru
      lampiran-dupak-84lama
      lampiran-v-pan-84lama
      01-form-dupak-lampiran-i-horale-soal
      01-hitung-cepat-ak-pkg-ehrev 1.evadir-bk
      02-lampiran-d-horale
      2.2.instrumen-pkg-bk-smp-18
      2.3.instrumen-pkg-kepala-sekolah
      2.evadir-guru-mapel
      03-form-dupak-lampiran-ii-horale-soal(1)
      03-form-dupak-lampiran-ii-horale-soal
      03-rinc-keg-gr-n-ak-ehrev1
      3.3.instrumen-pkg-kepala-sekolah
      3.4.instrumen-pkg-waka-kurikulum
      04-contoh-pak
      04-form-dupak-lampiran-iii-horale-soal
      05-form-dupak-lampiran-iv-horale-soal
      contoh-lampiran-dupak
      (2) contoh-lampiran-dupak
      (1) contoh-lampiran-dupak
      format-penyusunan-rencana-pkb
      INSTRUMEN PKG
      instrumen-pkg-bk-smp-18(1)
      soal-lat-pengsisian-dupak-11-des-2010
      contoh-kgt-pemantauan-dan-pengamatan
      format-nilai-akhir
      format-pengamatan
      ralat-instrumen-master-pkks(1)
      ralat-instrumen-master-pkks
      ralat-instrumen-master-pkks1
      sampul-pk-guru
      05-form-dupak-lampiran-iv-horale-soal
      contoh-lampiran-dupak ralat-instrumen-master-pkks1(1)
      ralat-instrumen-master-pkks1

      Senin, 08 Desember 2014

      BUKU MATERI PKG - PKB

      BUKU 1

      BUKU 2
      BUKU 4
      BUKU 5
      MEKANISME DAN PROSEDUR PENGAJUAN PAK/DUPAK

      sumber : MKKS SMP LOTIM

      Rabu, 03 Desember 2014

      3 (tiga) Opsi Hasil Revisi Kurikulum 2013 (K13)

      Tim khusus yang dibentuk oleh Anies Baswedan yang bertujuan untuk melakukan revisi kurikulum 2013 (k13), diketahui oleh guru besar UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) yang bernama Suyanto merencakanakan pelaporan 3 (tiga opsi) hasil revisi pada tanggal 3 Desember yang dianggap menyusahkan.
      3 (tiga) Opsi Hasil Revisi Kurikulum 2013 (K13)
      3 (tiga) Opsi Hasil Revisi Kurikulum 2013 (K13) - Anies Baswedan

      3 (tiga) Opsi Hasil Revisi Kurikulum 2013 (K13)

      Apa saja hasil revisi Kurikulum 2013 tersebut? berikut ini merupakan 3 opsi revisi K13 :
      1. Menghentikan total impelemntasi K13. Opsi kedua adalah sekolah yang selama ini nyaman dan tidak bermasalah menjalankan K13, diputuskan tetap menjalankannya. 
      2. Sekolah yang keberatan karena balum siap, kembali menerapkan kurikulum lawas (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan/KTSP). 
      3. Sementara opsi yang ketiga adalah menjalankan K13 sama seperti saat ini, yakni untuk semua unit sekolah di Indonesia. Namun ada beberapa evaluasi dalam pemelaksanaannya. Seperti pengadaan buku dan pelatihan guru.
      Opsi mana yang akan dipilih, ada ditangan Mendikbud. Saya sedang siapkan slide paparan hasil evaluasi kata mantan Dirjen Pendidikan Dasar (Dikdas) itu di Jakarta kemarin. Suyanto menjelaskan timnya bekerja mengevaluasi K13 secara marathon. Pasalnya penugasan oleh Mendikbud Anies Baswedan baru keluar Jumat pekan lalu (31/11). Setelah kembali ke kampus (UNY, red) saya inginnya istirahat. Tetapi sekarang kembali ke Kemendikbud lagi, tuturnya lantas tertawa. Mendikbud Anies belum menentukan opsi revisi K13 mana yang akan ia pilih. Saya menunggu laporan utuh dari tim revisi K13 dulu, ujar menteri lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu. Di depan ratusan kepala dinas pendidikan dari tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi yang dipanggil ke Jakarta kemarin, Anies terang-terangan mengaku gemas dengan implementasi K13 ini. Dia menjelaskan implementasi secara menyeluruh K13 merupakan program yang tergesa-gesa. Padahal untuk urusan nasib jutaan siswa, perubahan tidak bisa dilaksanakan secara cepat.

      Dia menganalogikan dengan sebuah kapal tanker yang memiliki panjang badan 500 meter. Untuk membelokkan arah laju kapal tanker itu tidak bisa langsung. Bisa jadi butuh berjalan 10 km dulu, baru benar-benar terlihat beloknya, tutur Anies. Dia berpendapat pemerintah seharusnya mengevaluasi dahulu impelementasi K13 di periode 2013 yang terbatas di beberapa sekolah. Ketika hasil evaluasinya sudah siap, baru dilaksanakan secara menyeluruh. 

      Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Iswahyudi yang ikut pertemuan mengatakan, urusan buku K13 untuk semester genap memang belum terdistribuskan semuanya. Untuk buku SMA dan SMK sudah terdistribusi. Yang masih belum komplit adalah buku K13 untuk SD, ujarnya. Begitu juga untuk urusan pelatihan guru, untuk guru SD banyak yang belum mengenyam pelatihan K13. Saya mendukung program evaluasi K13 yang digulirkan Kemendikbud, jelas dia. Khususnya semangat pembelajaran yang harus dibuat menyenangkan. Sehingga siswa betah berada di sekolah untuk mengikuti pembelajaran. Itulah hasil kutipan www.operatorsekolah.com dari berita yang dipublikasikan oleh http://www.jpnn.com/
      Semoga dengan adanya 3 (tiga) Opsi Hasil Revisi Kurikulum 2013 (K13) tersebut mengenai pelaksanaan Kurikulum 2013 untuk tahun ajaran berikutnya akan menjadi lebih mudah, karena adanya pilihan sertiap Instansi sekolah mengenai sistem pembelajaran yang akan diterapkan.

      PERLU UNTUK DI BUKA