Kamis, 28 Juni 2012

Pemprov SULSEL Usul 1.885 CPNS -Prioritaskan Formasi Tenaga Teknis

MAKASSAR, FAJAR -- Peluang lulusan SMA dan SMK menjadi pegawai negeri sipil tertutup pada penerimaan CPNS Pemprov Sulsel 2013 nanti. Pemprov Sulsel lebih memprioritaskan sarjana untuk mengisi formasi yang diusulkan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Andi Murni Amien Situru mengatakan, penerimaan CPNS lulusan SMK dan SMA tidak lagi dibuka pada 2013 seperti pada penerimaan CPNS 2011 lalu. Pertimbangannya, lulusan SMA dan SMK sudah mengisi banyak formasi pada pegawai tidak tetap atau PTT yang masuk kategori 1 atau K1 dan K2.



Pengangkatan PTT yang masuk K1 dan K2 dimulai tahun ini hingga 2014 mendatang. "Jumlah PTT alumni SMA sudah banyak, sehingga tidak perlu lagi dibuka pada penerimaan CPNS 2013," kata Andi Murny, Rabu, 27 Juni.

Pada penerimaan CPNS 2013, Pemprov Sulsel mengusulkan formasi sebanyak 1.885 orang. Tenaga medis atau kesehatan tidak lagi mendominasi pengusulan CPNS.

Dari 1.885 CPNS yang diusulkan, tenaga teknis justru mendominasi formasi yakni 1.359 orang. Pengusulan tenaga medis yang sudah diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Juni lalu, hanya 526 orang.

Formasi tenaga medis yang lebih sedikit dibanding tenaga teknis jauh berbeda dibanding pada penerimaan CPNS 2010 lalu. Saat itu, dari 944 usulan formasi, tenaga kesehatan mendominasi yakni 640 orang, teknis 289 orang, dan tenaga administrasi 15 orang.

Menurut Andy Murny yang akan melepas jabatannya sebagai kepala BKD Sulsel pada 1 Juli karena setelah memasuki masa pensiun, pengusulan tenaga medis tidak lagi mendominasi karena banyak PTT tenaga medis di rumah sakit yang juga menunggu pengangkatan sebagai CPNS melalui K1 dan K2.

Khusus PTT kategori satu (K1) yang akan diangkat menjadi CPNS tahun ini sampai 2013 mendatang, jumlahnya sebanyak 256 orang. PTT kategori dua (K2) lebih besar lagi yakni 1.248 orang. PTT K2 masih harus melalui seleksi untuk diangkat menjadi CPNS.

"PTT K1 saat ini sudah dalam proses penerbitan nomor induk pegawai. Tidak ada sanggahan dari masyarakat, sehingga semuanya hampir dipastikan bisa terangkat menjadi CPNS," kata Andi Murny. (rif/pap)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

PERLU UNTUK DI BUKA