Kamis, 05 Juli 2012

Guru Honorer Ikuti Pelatihan Kedirgantaraan

Jakarta – Sebanyak 21 guru honorer dari berbagai daerah terpencil di Indonesia mengikuti pelatihan kedirgantaraan di Garuda Indonesia Training Center (GITC), Jakarta. Mereka tiba Selasa, (3/7), dan akan mengikuti pelatihan hingga Senin, (9/7). Guru-guru honorer ini mengajar di SD, SMP, dan SMK yang tersebar di wilayah terpencil di berbagai provinsi, seperti Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Aceh.
Beberapa peserta ada yang menempuh perjalanan selama dua hari dua malam hanya untuk mencapai ibukota provinsinya, seperti yang dialami rombongan guru dari NTT. Sementara beberapa peserta dari Aceh harus menempuh perjalanan laut dan darat untuk mencapai bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh.

Guru-guru honorer yang menjadi peserta dalam pelatihan kedirgantaraan ini memiliki masa bakti yang beragam. Ada yang baru mengabdi selama dua tahun, ada juga yang sudah 10 tahun, bahkan 20 tahun menjadi guru honorer dengan penghasilan kecil setiap bulannya. Itupun seringkali mereka menerima gaji dengan sistem rapel.
Melalui pelatihan kedirgantaraan, diharapkan guru-guru honorer tersebut bisa mendapat penyegaran dan ilmu baru mengenai kedirgantaraan. Dalam pelatihan di Garuda Indonesia Training Center, mereka mendapatkan berbagai materi, seperti pengenalan pesawat, profesi pilot dan pramugari, hingga mengikuti simulasi pesawat terbang. Setelah dua hari pelatihan di GITC, mereka akan diberi pembekalan materi di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (AB)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

PERLU UNTUK DI BUKA