Kamis, 14 Juni 2012

Media Pembelajaran, Alat Peraga, dan Alat Bantu Belajar


Sebelum kita bahas tentang media pembelajaran mari kita bahas terlebih dahulu istilah media itu sendiri. Dalam Inggris-Indonesia disebutkan bahwa media memilki arti yang sama dengan medium yang mengandung beberpa arti antara lain “ ...2. perantara...3. perantaraan...” (Echol, John M., et.al., 1992: 377)
Sehingga dapat kita pahami bahwa media pembelajaran adalah sesuatu yang dapat dijadikan saran penghubung untuk mencapoai pesan yang harus dicapai oleh siswa dalam kegiatan belajar.
Dalam paraktek dilapangan seringkali kita temukan istilah lain yang serupa atau mungkin berkonotasi yang sama yaitu “alat peraga” dan “alat bantu belajar” . dari ketiga pengertian para ahli bersikap dengan membedakannya, namu adapula yang menggunakannya dengan interpretasi yang sama.

Perbedaan Media Pembelajaran, Alat Peraga, dan Alat Bantu Belajar

Jika kita perhatikan sekilas memang seolah adalah sesuatu yang sama, namun ada baiknya kita simak pendapat Drs. Basyirudin Usman, M.Pd dan Prof. Dr. H. Asnawir (2002) “....perbedaan antar media dengan alat peraga terletak pada fungsi, bukan substansinya saja. Sumber belajar dikatakan alat peraga jika hal tersebut fungsinya hanya sebagai alat bantu. Hal tersebut dikatakan media jika sumber belajar itu merupakan bagian yang integral dari seluruh kegiatan belajar”.
Jika melihat hal tersebut maka media memiliki tugas sebagaimana guru menjadi sumber belajar bagi siswa. Jadi media merupakan sumber belajar yang bukan manusia. Dengan demikian media memiliki peran utama dalam keberhasilan pendidikan sedang alat bantu hanya menjadi perantara dalam memudahkan penyampaian informasi.
Dalam hal ini penulis sebagaimana pendapat yang lain masih secara bergantian menggunakan ketiga istilah tersebut untuk maksud yang sama. Karena di sini penulis melihat ada saatnya suatu alat peraga ataupun alat bantu menjadi media pembelajaran. Sebagai mana disebutkan bahwa alat bantu terbagai menjadi du, yaitu opsional dan esensial. Adapun yang dimaksud adalah :
Alat bantu opsional atau pengayaan. Alat dapat dipilih guru sesuai kehendaknya sendiri asalkan cukup waktu dan biaya.
Alat bantu esensial (diperlukan atau harus digunakan). Alat ini harus digunakan oleh guru untuk membantu pelajar dalam mencapai tujuan-tujuan belajar dari tugas yang diberikan. Alat jga memerlukan waktu dan biaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

PERLU UNTUK DI BUKA