Kamis, 14 Juni 2012

Rektor Unhalu Siap Diperiksa KPK terkait Korupsi Kemendiknas



Usman mengatakan, sebagai warga negara, harus patuh kepada hukum jika KPK memanggil dirinya untuk meminta keterangan sebagai saksi. Karena itu, dirinya siap untuk diperiksa. Tetapi, KPK telah memiliki standar untuk memanggil seseorang untuk dimintai keterangan.

Menurut Usman, Unhalu tidak pernah terlibat untuk pengurusan proyek dengan anggota Banggar Angelina Sondakh. Usman mengaku ada proyek yang tiba di Unhalu sebesar Rp45 miliar, tetapi ditolak dan diberi tanda bintang karena proyek tersebut, yakni pengadaan peralatan MIPA, tidak pernah diusulkan Unhalu.

Usman memastikan hanya Unhalu yang menolak proyek yang diadakan anggota Banggar hasil lobi dari Angelina yang saat ini telah ditahan KPK dalam kasus korupsi di Kemendikbud.

Usman mengatakan jika ada bawahannya yang ikut terlibat melobi proyek dengan Angie dan Mindo Rosalina, itu di luar pengetahuan dirinya dan tidak resmi, sehingga yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkannya sendiri.

Usman mengaku pernah didatangi anggota DPR dari Partai Golkar dari Sulawesi Tenggara berinisial 'O' untuk meminta sejumlah Fee berkaitan dengan proyek yang telah diluncurkan ke Unhalu.

"Tetapi, saya katakan silakan ambil kembali kalau memang itu uang kalian," tegas Usman.

Unhali Kendari masih ada dalam daftar salah satu universitas yang mendapat proyek dari hasil lobi dari tersangka Angelina Sondakh. Namun, proyek yang diberikan untuk pengadaan alat-alat MIPA ditolak karena tidak pernah diusulkan.(MI/DSY)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

PERLU UNTUK DI BUKA