Kamis, 14 Juni 2012

Hari Ini, Menkes Baru Diumumkan



Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan nama yang akan menjabat Menteri Kesehatan baru di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/6). Selain Menkes, Presiden juga akan mengumumkan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan Kepala Badan Pertanahan Nasional.

"Posisi menkes, wakil menteri, serta para kepala badan akan diumumkan Presiden besok (hari ini)," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Istana Negara, Jakarta, Selasa (12/6).

Terkait dengan nama-nama yang beredar untuk mengisi posisi-posisi itu, Julian meminta agar tidak ada spekulasi. "Sebelum keputusan diambil dan diumumkan langsung oleh Bapak Presiden, mohon tidak disebarkan pemberitaan dengan menyebutkan nama, karena hal itu baru pasti bilamana telah ditetapkan secara definitif oleh Bapak Presiden, dengan mengumumkannya kepada publik," kata Julian.

Nama yang muncul untuk mengisi posisi menkes ialah Nafsiah Mboi, Ketua Komisi Penanggulan AIDS Indonesia. Namun, muncul lagi nama lain untuk posisi tersebut, yakni Ratna Sitompul, Dekan Fakultas Kedokteran UI.

Untuk posisi kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) muncul nama Chatib Bisri, untuk kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hendarman Supanji, serta untuk posisi wakil menteri energi dan sumber daya mineral ada nama Rudi Rubiandini.

Kendati diisukan menjadi calon kuat menkes, Nafsiah Mboi memilih tetap tutup mulut.
Sumber Media Indonesia di Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat membenarkan nama Nafsiah masuk bursa calon menkes. Selain Nafsiah, ada tiga nama lain, yakni Dekan FK UI Ratna Sitompul, Dekan FK UGM Titi Savitri Prihatiningsih, dan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Tri Martiana.

Deputi Pengendalian Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Rudi Rubiandini mengaku telah mendengar kabar soal pengangkatan dirinya sebagai wamen ESDM menggantikan almarhum Widjajono Partowidagdo. Meski demikian, ia enggan berspekulasi dan mengaku masih menunggu kepastian kabar dari Presiden. (MI/RRN)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

PERLU UNTUK DI BUKA