Senin, 25 Maret 2013

Dengan Sistem Barcode Siswa Tidak Mengetahui Paket Soal UN Yang Dikerjakan


pelaksanaan UNIni menurut saya adalah suatu terobosan dalam pelaksanaan Ujian Nasional yang bagus, yang akan meminimalisir kecurangan dalam Ujian Nasional. Pasalnya pada tahun ini semakin ditingkatkan dengan sistem barcode. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi kecurangan sekaligus memperkuat kelemahan pelaksanaan di sekolah.Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini yang menggunakan sistem barcode membuat peserta perlu mengikuti tahapan kerja sebelum mulai mengerjakan soal. Peserta yang tidak memastikan bahwa ia menjawab pada LJUN yang benar, akan mendapat nilai yang jelek, karena saat dipindai, komputer akan keliru membaca.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh siswa pada saat pelaksanaan Ujian Nasional sehingga tidak merugikan diri sendiri, antara lain :

  1. Peserta harus memastikan bahwa antara naskah soal dan LJUN masih bersatu. Kalau sudah dalam keadaan terpisah, peserta wajib melaporkannya kepada pengawas dan meminta ganti. Jangan sampai peserta ambil risiko, tetap mengambil naskah soal dan LJUN yang sudah terpisah itu. Harus diganti dengan yang masih dalam kondisi bersatu.
  2. Pastikan pula bahwa naskah soal dan LJUN tidak dalam kondisi rusak. Peserta perlu memperhatikan satu per satu lembar pada naskah soal dan memastikan bahwa tidak ada satupun soal yang rusak atau tidak terbaca. Mengapa tahapan ini penting? Karena jika peserta menemukan soal yang rusak di tengah-tengah proses pengerjaan soal, peserta harus meminta naskah soal dan LJUN yang baru. Itu artinya, peserta harus menjawab dari nomor satu lagi.
  3. Begitu peserta telah memastikan bahwa naskah soal dan LJUN dalam keadaan masih bersatu dan tidak rusak, ia wajib menuliskan identitas di naskah soal dan LJUN. Setelah diisi, peserta diperbolehkan melepaskan LJUN dari naskah soal. Langkah ini penting untuk mengantisipasi tertukarnya naskah soal dengan LJUN.

Pelaksanaan dan Kisi-kisi Uji Kompetensi Awal (UKA) 2013


UKA onlineMengenai pelaksanaan Uji Kompetensi Awal (UKA) bagi guru-guru calon peserta sertifikasi kuota 2013 informasi yang berkembang sangatlah simpang siur. Oleh karena itu perlu adanya informasi tentang sertifikasi guru yang tepat sehingga guru-guru calon peserta sertifikasi kuota 2013 tidak bingung.
Pertama, Apa itu UKA ? UKA atau Uji Kompetensi Awal adalah  tes yang harus diikuti oleh calon peserta sertifikasi yang telah memilih pola PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru) atau calon peserta yang mengikuti Pola Portofolio (PF) tetapi dinyatakan Tidak Memenuhi Persyaratan (TMP). Bila peserta UKA dinyatakan belum lulus UKA maka mereka wajib mengikuti diklat pasca UKA atau mengembangkan diri secara mandiri untuk kembali mengikuti UKA di tahun berikutnya. Adapun daftar nama peserta UKA tahun 2013 dapat anda cek sergur.kemdiknas.go.id.
Kedua, UKA 2013 dilaksanakan secara Online. Pada tahun 2012 lalu, Uji Kompetensi Awal (UKA) dilaksanakan secara tertulis. Pada tahun 2013 ini akan akan perbedaan signifikan dalam pelaksanaannya, yaitu akan dilakukan secara online di sekolah-sekolah yang merupakan Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang ditentukan. Tahun 2012 lalu Uji Kompetensi Guru (UKG) dilakukan bagi guru bersertifikat (telah lulus sertifikasi), maka Uji Kompetensi Guru di tahun 2013 adalah bentuk baru dari Uji Kompetensi Awal (UKA) bagi guru calon peserta sertifikasi tahun 2013 ini.
Ketiga, Kapan Pelaksanaan UKA Online ? Berdasarkan Surat Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik atas nama Kepala Badan pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK dan PMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 1 Maret 2013 kepada seluruh Kepala LPMP di Seluruh Indonesia, pelaksnaan UKA online direncanakan tanggal 2 – 12 April 2013. Sesuai dengan Surat Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik atas nama Kepala Badan pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK dan PMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0412/J2/LL/2013 tanggal 1 Maret 2013 kepada seluruh Kepala LPMP di Seluruh Indonesia.
Surat dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendikbud Nomor  0412J2LL2013 tanggal 1 Maret 2013 tentang Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru tahun 2013
Keempat, Kapan Penempatan Peserta UKA 2013 ke TUK (Tempat Uji Kompetensi) ? Karena disetiap kabupaten/kota terdapat lebih dari satu Tempat Uji Kompetensi (TUK), maka calon peserta sertifikasi guru yang akan mengikuti UKA akan dibagi-bagi. Penetapan lokasi Uji Kompetensi pada TUK-TUK yang telah ditunjuk akan ditentukan pada tanggal 6 – 11 Maret 2013. Ternyata pada pelaksanaan UKA 2013 masih diberikan kesempatan kepada sebagian calon peserta sertifikasi guru untuk mengikuti Uji Kompetensi Awal (UKA) secara manual (tertulis). Adapun jadwal pelaksanaan UKA 2013 secara manual direncanakan pada tanggal 8 April 2013.
Kelima, Tentang kisi-kisi UKA 2013 sampai saat ini belum ada dan dapat menjadi referensinya adalah kisi-kisi UKA tahun 2012 yang lalu yang bisa anda download sergur.kemdiknas.go.id

Kompetensi Dasar Pada Struktur Kurikulum 2013 Tingkat SMA


  kurikulum baru 2013Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam kurikulum, distribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap siswa. Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam sistem belajar dan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran. Pengorganisasian konten dalam sistem belajar yang digunakan adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester.
Kompetensi Dasar untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah sebagai salah satu perangkat kelengkapan Dokumen Kurikulum 2013. Penyusunan dokumen ini dalam rangka menindaklanjuti program-program prioritas yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2010-2014 dan dalam Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional 2010-2014.

Selain berisi deskripsi Kompetensi Dasar, dokumen ini berisi pula Kompetensi Inti dan Struktur Kurikulum. Kompetensi Dasar dikembangkan dari Kompetensi Inti, sedangkan pengembangan Kompetensi Inti mengacu pada Struktur Kurikulum. Kompetensi Inti merupakan kompetensi yang mengikat berbagai Kompetensi Dasar ke dalam aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas, dan mata pelajaran. Kompetensi Inti harus dimiliki peserta didik untuk setiap kelas melalui pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran siswa aktif. Kompetensi Dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap kelas.
Struktur Kurikulum SMA/MA terdiri atas:
  1. Kelompok mata pelajaran wajib yaitu kelompok A dan kelompok B. Kelompok A adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi kompetensi lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok B adalah mata pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor.
  2. Kelompok Mata Pelajaran Peminatan terdiri atas 3 (tiga) kelompok yaitu Peminatan Matematika dan Sains, Peminatan Sosial, dan Peminatan Bahasa.
  3. Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat yaitu mata pelajaran yang dapat diambil oleh peserta didik di luar Kelompok Mata Pelajaran Peminatan yang dipilihnya tetapi masih dalam Kelompok Peminatan lainnya. Misalnya bagi peserta didik yang memilih Kelompok Peminatan Bahasa dapat memilih mata pelajaran dari Kelompok Peminatan Sosial dan/atau Kelompok Peminatan Matematika dan Sains.
  4. Mata Pelajaran Pendalaman dimaksudkan untuk mempelajari salah satu mata pelajaran dalam kelompok Peminatan untuk persiapan ke perguruan tinggi.
  5. Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat dan Mata Pelajaran Pendalaman bersifat opsional, dapat dipilih keduanya atau salah satu.
Download Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

Struktur Kurikulum SD/MI pada Kurikulum 2013

Kurikulum 2013
Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam kurikulum, dostribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap siswa. Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam sistem belajar  dan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran.
Pengorganisasian konten dalam sistem belajar yang digunakan untuk kurikulum yang akan datang adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester. Struktur kurikulum adalah juga gambaran mengenai penerapan prinsip kurikulum mengenai posisi seorang siswa dalam menyelesaikan pembelajaran di suatu satuan atau jenjang pendidikan. Dalam struktur kurikulum menggambarkan ide kurikulum mengenai  posisi belajar seorang siswa yaitu apakah mereka harus menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang tercantum dalam struktur ataukah kurikulum memberi kesempatan kepada siswa untuk menentukan berbagai pilihan. Struktur kurikulum terdiri atas sejumlah mata pelajaran, beban belajar, dan kalender pendidikan.
Struktur Kurikulum SD/MI adalah sebagai berikut :
Struktur Kurikulum SD/MI

Kelompok A adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi kompetensi lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok B adalah mata pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor.
Integrasi Kompetensi Dasar IPA dan IPS didasarkan pada keterdekatan makna dari konten Kompetensi Dasar IPA dan IPS dengan konten Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, serta Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang berlaku untuk kelas I, II, dan III. Sedangkan untuk kelas IV, V dan VI, Kompetensi Dasar IPA dan IPS berdiri sendiri dan kemudian diintegrasikan ke dalam tema-tema yang ada untuk kelas IV, V dan VI.

Sabtu, 23 Maret 2013

Sutan syahrir, S.Pd ( SD Inpres Parang Labbua )

Assalamu Alaikum, mungkin pendidikan bisa maju jika gurunya
diperhatikan kualifikasi pendidikannya diberikan beasiswa S 2 seperti
kami ini berkeinginan tapi tak cukup dana, dan yang menjadi kendala
dalam PBM adalah beban perangkat pembelajaran administrasi yang sangat
banyak khususnya di SD jadi PBM terhambat karena gurunya sibuk dengan
administrasi. tanpa administrasi guru tidak bisa naik pangkat.

heru wibowo ( SDN 2 SUMBER KATON )

kami guru honorer di lampung tengah.bagi kami memajukan pendidikan
memang jadi kewajiban,tuntutan profesionalis bagi guru memang sangat
kita butuhkan demi kemajuan pendidikan di negeri tercinta ini.tapi
perlu di perhatikan bagi sekolahan yang terpencil jauh dari kota
kabupaten harusnya selalu di bimbing dan harusnya di beri
perhatian.apa lagi kami yang mengabdikan diri untuk negara yan hanya
mendapat gaji honor yang jauh dari kata layak.mohon perhatian
trimakasih.

yudin ( majene )

bagi pengajar khususnya di wilayah majene yang berstatus PNS supaya
bisa melaksanakan tugasnya semaksimal munkin dan belajar bersyukur
,karena saya liat sekarang kebanyakan PNS yang melalaikan tugasnya
..karna demi kerjaan yang lain..seperti contoh kebanyakan guru masuk
dalam PPK berstatus PNS lg..jd sy mohon pada pemerintah khususnya di
wilayah majene supaya bisa memberikan kedisiplinan KETAT terhadap PNS.
..saya mohon perhatiannya terima kasih

ROMDAYANI HIDAYATI, S.Pd ( MI MUHAMMADIYAH KELAYU )

Mhn kiranya spy di adakan bimbingan khusus bagi wali kelas yang
bertujuan untuk lebih mematangkan dan lebih mem_profesionalkan para
wali kelas dalam menjalankan proses belajar mengajar... wassalam

Senin, 18 Maret 2013

yando spd ( sd234 limau )

tolong tenaga pendidik yang baik kreterianya kusus untuk kepala
sekolahnya jangan hanya mau mengelol dana BOS saja,ada ekepala sekolah
di salah stu SD kec Tbtiti yang membuat data fiktip untuk kepentingan
dana BOS apalagi pengelolaan dana tdk transpransi dengan para
guru,yang anehnya karena kep sekolah maka jarang masuk seklah tolong
di perhatikan kalau perlu dijadikan guru biasa

Wasro'i, S.Pd. ( MTs Ziyadatul Ihsan )

Assalamu'alaikum.. Maaf hanya saran. Bagaimana kalo dimuat contoh
PROTA dan PROMES yang telah terisi sebagai bahan pembelajaran bagi
guru-guru yang mungkin belum paham bagaimana cara mengisinya. Terima
Kasih

muslihin ( SDN 1 Rensing )

saya honor dari 1 januari 2005 sampai sekarang,,,,,nggak pernah saya
mendapatkan TF / Insentif,,,

Kamis, 14 Maret 2013

Nia Lusi ( SD Inpres Merdeka Kec Kupang Timur.Kab Kupang-NTT )

Buat apa membuka tes cpns, sedangkan banyak tenaga honor yang sudah
kuranglebih lima tahun mengabdi pada pemerintah atau pada instansi
terkait yang belum menjadi pns. Dengan demikian, segeralah pemerintah
setempat mengambil kebijakan untuk mengakomodir bagi tenaga-tenaga
honor ini untuk menjadi pns.
NB: Bagi pemerintah daerah NTT, Khususnya Kab Kupang janganlah
mendeskriminasi bagi tenaga honor. Realitis bahwa pemerintah kab
kupang memanfaatkan sekelompok orang atau keluarga yang masih bercokol
di kursi empuk guna hanya memperhatikan sanak saudara atau familiynya
saja.

steviantine ( teluk mutiara )

saran saya, kami para guru honor butuh perhatian dari pemerintah
setempat.kadang2 kami di anggap para guru PNS rendah dan kami tidak di
hargai.padahal kami sarjana tp tidak di perhatikan.mohon pemerintah
untuk menindak lanjuti kami guru yg honor.

Tati Indriani ( SMK Negeri 1 Cikarang Utara )

Menurut saya IPS dan Kewirausahaan tidak usah dihapus dalam kurikulum
2013, tapi disatukan aja jadi sati mata pelajaran yaitu IPS
ekonomi/Mata pelajaran ekonomi

Nanopranata ( smp gedung jaya )

minimnya kwalitas tenaga pengajar yg profesional menbuat hasil
pendidikan berkurang dan faktor ke 2 yaitu tingkat ksejahteraan guru
di daerah terpncil di tmpat kami menbuat khalayak orang2 yg brprestasi
enggan mengembangkan pendidikan

Senin, 04 Maret 2013

Long List Calon Peserta Sertifikasi Guru RA/Madrasah Tahun 2013


  Berikut ini daftar tunggu prioritas (Longlist) calon guru sertifikasi guru PNS maupun Non PNS Kementerian Agama kuota 2013 yang telah di upload oleh Kementerian Agama RI Jakarta. Silahkan download dibawah ini :

Minggu, 03 Maret 2013

SRI PUJIONO (SDN 1 NGLOBO )

Assalammualaikum.wr.wb Sebelumnya saya minta maaf,,,, kenapa guru-guru
PNS gaji tiap tahun di naikkan, sedangkan GTT/PTT nasipnya tidak di
urusi sama sekali, alangkah baiknya dana guru yang sertifikasi itu, di
alihkan untuk mensejahterakan GTT/PTT, jadi saya mengharapka kepada
pemerinta tolonglah lihat kami, walaupun itu hanya dengan sebalah
mata. terimakasih dan sebelumnya saya minta maaf yang sebesar-besarnya
jika kata-kata saya ada yang salah di para pembaca sekalian.
wasalammualaikum.wr.wb

Suwardi ( SMK Budi Mulya )

Kurikulum 2013 maupun KTSP khususnya untuk SMK Pertanian prosentase
pelajaran umum dengan kejuruan tidak mengarah peningkatan sdm
pertanian bila dibanding kurikulum yang di keluarkan oleh Departemen
Pertanian .
Kurikulum KTSP maupun 2013 prorgram keahliahan ATPH hanya menyiapakan
generasi sebagai tenaga kebun ..Kalau kita baca dan cermati kurikulum
KTSP .

bertiana ( SD N 1 Karang Anyar )

bagaimana dgn nasib seperi kami, kami pns guru bahasa inggris terhadap
kurikulum 2013? sementara bahasa inggris dihilangkn?
nasib kami selajutnya bagimana?

JUHATA, S.Pd. ( SD NEGERI 07 SUNGAI MELAYU RAYAK KAB. KETAPANG )

Saya selaku pendidik/guru mengharapkan kepada pejabat pemangku
kebijakan bidang pendidikan khususnya tentang muatan materi kurikulum
yang sekarang diterapan agar disesuaikan lagi dengan karakter dan
budaya bangsa kita yang menjunjung budaya saling menghargai dan saling
menghormati. Kita ketahui bahwa akhir-akhir ini banyak norma yang
sudah melekat pada masyarakat kita telah luntur. Secara tidak langsung
dunia pendidikan telah berkontribusi memberi pengaruhnya pada hal
tersebut. Oleh karena itu, revisi terhadap kurikulum kita sudah sangat
diperlukan sekarang ini.

PERLU UNTUK DI BUKA